Ahmad Isni's Page

Exploring the days of my life

Belajar menulis (lagi..)

Posted by ahmadisni on March 18, 2009

Kebanyakan dari kita belajar manulis sejak dari sekolah dasar (SD). Mungkin ada orang yang hampir18 tahun mengenyam pendidikan di sekolah, tapi tetep saja mengalami kesulitan saat mau menulis. Meskipun dalam hal ini tidak ada kaitan langsung antara lama belajar dengan baik buruknya suatu tulisan.

Kesulitan yang seringkali ditemui adalah saat hendak memulai menulis. Ada saja alasan yang membuat jari jemari ini terasa berat untuk menekan button2 keyboard. Misalnya, mau buat 1 kalimat saja mikirnya bisa berkali2. (tulisan ini pun begitu..melalui tahap editan sekian kali, hehhee)

Salah satu alasan mengapa begitu beratnya ketika akan memulai menulis adalah kurangnya latihan. Banyaknya latihan menulis akan membuat otak menjadi semakin terbiasa untuk menulis, baik itu membuat tulisan serius seperti tulisan ilmiah, tulisan tentang ilmu agama maupun tulisan ringan sepeti tulisan tentang pengalaman pribadi. Sebagai contoh akan pentingnya latihan menulis tersebut mungkin bisa diambil dari pengalaman pribadi saya. Sebenarnya saya pernah mengikuti suatu training academic writing di kampus, suatu training tentang bagaimana membuat tulisan ilmiah yang bagus. Dalam training tersebut, diajarkan secara detail urut-urutan/kaedah penulisan dalam suatu tulisan ilmiah. Dikarenakan pada saat training belum ada paper/tulisan ilmiah yang hendak ditulis, maka ilmu yang didapat dulu hilang dengan sendirinya. Nah. pada saat hendak menulis thessis baru terasa pentingnya ilmu yang hilang tersebut. Saya perlu membuka file2 dahulu dan belajar sendiri dari awal lagi.

Banyak membaca juga akan menambah wawasan dan belajar bagaimana gaya orang membuat tulisan yang bagus. Gaya tulisan karya ilmiah tentu berbeda dengan gaya tulisan cerpen. Semuanya ada aturan tersendiri. dan tiap2 penulis pasti punya gaya masing2.

Ya, dengan memulai mambuat blog inilah saya mulai belajar (lagi) bagaimana membuat tulisan yang baik. Meski masih banyak kelemahan dalam ilmu kaedah bahasa indonesia yang baik dan benar, tapi dalam pembelanjaran harus ada fase latihan (practice) untuk menjadi penulis yang mantap.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: