Ahmad Isni's Page

Exploring the days of my life

Pertama kali makan di La Tansa

Posted by ahmadisni on April 12, 2009

Setelah hampir 2 minggu diresmikan, baru tadi sore mencoba mengicipi masakan ala indonesia di kedai La Tansa. La Tansa adalah kedai atau rumah makan yang diselenggarakan oleh bidang ekonomi PPI-UM. Kedai tersebut berada di kolej 11 UM, berdekatan dengan pusat sukan (sport center UM). Sebagian besar jenis makanan yang disediakan tentu saja ala-ala indonesia seperti tempe penyet, pecel lele, bakso, soto medan, lontong sayur dan masih banyak lagi. plus makanan ala malaysia seperti nasi lemak juga tersedia. Dilihat dari daftar harga yang tercantum di depan kedai, tampak relatif sama dengan harga makanan di sini (padahal, ngiranya sama dengan harga makan di diindonesia yang bisa dikatakan jauh lebih murah🙂 ).

Walaupun tiap hari makan makanan asli indonesia, baca:makan masakan isteri..tapi tak salah juga mencicipi makanan khas indonesia, mumpung di UM dah ada restoran indonesia (punyanya PPI-UM lagi).

Minggu sore ini, setelah menyelesaikan beberapa pekerjaan di kampus, ku bersama istri meluncur menggunakan motor bebek-ku ke arah kolej 11. Ternyata disana tak ramai student yang berada di area kantin kolej. Pertama kali kesana memang agak susah mencari dimana La Tansa berada, dicari papan nama La Tansa pun tak ada, cuma ada satu kedai yang ada poster besar tentang pengumuman pemutaran film laskar pelangi yang diselenggarakan PPI-UM. Ditambah daftar menu2 yang disediakan berbau indonesia sekali (mana ada tempe penyet selain di indonesia :-)), maka kami yakin 200 persen kalo kedai tersebut adalah La Tansa.

Tadinya bingung juga pas milih menu, secara saking banyaknya menu yang ditawarkan, setelah milih..ternyata menu yang dipilih lagi kosong, alias gak ada pas hari minggu. ya akhirnya, pesen yang ada2 saja. aku pesen bakso, dah berapa bulan gak makan bakso plus sore tadi cuaca agak mendung-jadi enak klo milih makan yang panas2, en istriku pesen soto medan, alasannya mudah saja, menu tersebut harus ada nasinya-biar langsung kenyang katanya🙂, untuk bakso, tadinya memang rada ke-asin-an, tapi setelah diramu sedemikian rupa dengan kecap + saos + sambel, rasanya jadi maknyosss. mungkin kalo dibuat persamaan kimianya akan seperti berikut :

asin(bakso) + manis(kecap) + Kecut(saos) + pedas(sambel) –> Maknyoss (Bakso yang Panas membakar)🙂

Rasa soto medan pesenan istriku juga mantap, apalagi dimakan dengan nasi yang panas. alhamdulillah, makan sore tadi bener2 berkualitas dan berkuantitas. Disamping puas batin, kenyang juga di dapat.

3 Responses to “Pertama kali makan di La Tansa”

  1. diya said

    ahmad..

    kapan2 lungo la tansa yok karo zam, asrul, fad..😀

    • ahmadisni said

      ok..ok..ok, insya allah sebelum balik kampung, kita bisa bareng2 makan disana.
      btw, terima kasih buat koreksi grammarnya ya🙂

  2. rina said

    apalagi setelah liburan nih….tambah sedap lagi…..dengan menu2 yang ada perubahan dikit…..coba lagi deh…pasti nanti akan menjadi kenangan di Indonesia, makan di La Tansa sambil bersilaturrohmi sama kawan2 hehehehee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: